Masjid Perahu Ungu Sri Soewarto, Destinasi Religi Unik di Sukabumi yang Bikin Penasaran

Sukabumi ternyata punya satu destinasi religi yang sedang banyak dibicarakan wisatawan yakni Masjid Sri Soewarto. Masjid ini tidak seperti masjid pada umumnya, karena bentuk bangunannya menyerupai perahu besar dan didominasi warna ungu. Tampilan yang nyentrik inilah yang membuat masjid ini cepat viral dan jadi magnet bagi pengunjung dari luar daerah.

Masjid Sri Soewarto berlokasi di Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Nama masjid ini diambil dari sang pendiri, Sri Soewarto, yang punya visi khusus ketika membangun rumah ibadah ini.

Perahu Ungu yang Punya Makna Khusus
Salah satu hal pertama yang langsung menarik perhatian tentu saja warna ungunya yang mencolok. Menurut pengelola masjid, warna tersebut dipilih langsung oleh Sri Soewarto. Ungu dianggap memberikan kesan tenang, anggun, dan berbeda dari masjid-masjid lain.

Tak hanya warnanya, bentuk masjid yang menyerupai perahu ternyata juga memiliki makna tersendiri. Lukman Hakim, manajer Masjid Sri Soewarto, menjelaskan bahwa sang pendiri memang memiliki kecintaan besar pada perahu dan dunia pelayaran. Dari situlah lahir ide untuk membangun masjid dengan konsep unik, perahu besar yang seolah siap mengantar siapa saja menuju perjalanan spiritual.

Bangunan masjid ini terdiri dari empat lantai dengan fungsi yang berbeda-beda. Lantai pertama digunakan sebagai restoran yang menyediakan berbagai menu untuk pengunjung. Lantai kedua merupakan area utama untuk salat, bersebelahan dengan ruang pertemuan. Sementara lantai tiga dan empat disulap menjadi area panorama terbuka, tempat favorit wisatawan untuk menikmati pemandangan sekaligus berfoto.

Bukan Hanya Untuk Tempat Beribadah
Masjid Sri Soewarto dibangun bukan hanya untuk beribadah saja. Sri Soewarto ingin masjid ini menjadi tempat berkumpul, ruang interaksi masyarakat, dan destinasi wisata keluarga. Konsep masjid yang terbuka ini diharapkan bisa membuat lebih banyak orang merasa nyaman dan betah berlama-lama.

Pembangunan masjid ini berlangsung selama lima tahun, dimulai pada 2019 dan mulai beroperasi pada 2024. Menariknya lagi, di bagian belakang masjid tersedia wahana rekreasi air dan sebuah danau buatan yang membuat suasana semakin menyegarkan.

Menurut Lukman, masyarakat memberikan respons yang sangat positif terhadap kehadiran Masjid Perahu ini. Selain sebagai pusat aktivitas keagamaan, keberadaan wahana dan fasilitas tambahan juga diharapkan bisa memberi dampak ekonomi bagi warga sekitar.

Masjid Sri Soewarto kini tidak hanya menjadi ikon baru Sukabumi, tetapi juga bukti bahwa tempat ibadah bisa hadir dengan cara yang kreatif dan inspiratif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© Copyright 2026 travelzola.id
Powered by WordPress | Mercury Theme