Nasi Becek: Kuliner Legendaris Khas Nganjuk yang Kuahnya Bikin Nagih

Kalau ngomongin kuliner khas Nganjuk, satu nama yang wajib banget masuk daftar adalah nasi becek. Makanan legendaris ini sudah jadi ikon kuliner Jawa Timur yang eksistensinya nggak pernah pudar dimakan zaman. Sesuai namanya, nasi becek disajikan dalam kondisi “basah” karena nasi putihnya disiram kuah kental penuh rempah. Tapi tunggu dulu, justru di situlah letak kenikmatan Nasi Becek.

Nasi becek sering dianggap mirip gule atau soto, tapi jangan salah. Karakter rasanya punya ciri khas sendiri yang bikin beda dan gampang dikenali.

Ciri Khas Kuah yang Bikin Nagih
Daya tarik utama nasi becek ada di kuahnya. Kuah ini punya tekstur kental dengan rasa gurih dan sentuhan manis yang pas. Racikan rempah tradisional terasa kuat, tapi tetap ramah di lidah. Saat disiram ke nasi hangat, kuahnya langsung meresap dan menciptakan sensasi lembut yang bikin tiap suapan terasa nyaman.

Tekstur nasi yang jadi “becek” justru membuat rasa kuah makin menyatu. Bukan lembek berlebihan, tapi pas dan bikin nagih.

Sate Kambing sebagai Pendamping Wajib
Yang bikin nasi becek makin spesial adalah kehadiran sate kambing empuk sebagai pasangan setianya. Daging kambingnya dimasak dengan teknik khusus sampai empuk dan nggak bau. Saat disantap bareng nasi dan kuah, rasanya langsung naik level.

Perpaduan kuah gurih manis dengan sate kambing ini jadi kombinasi klasik yang sudah dipertahankan turun-temurun oleh para penjual nasi becek di Nganjuk.

Pelengkap Simpel tapi Penting
Selain nasi, kuah, dan sate kambing, nasi becek juga dilengkapi dengan tauge, kol, seledri, dan taburan bawang goreng. Pelengkap ini mungkin terlihat sederhana, tapi perannya besar. Sayuran segar memberikan keseimbangan rasa, sementara bawang goreng menambah aroma dan tekstur renyah.

Semua elemen ini berpadu menciptakan hidangan yang kaya rasa tanpa terasa berlebihan.

Gak Cuma Enak Tapi Juga Kaya Rasa Dan Sejarah
Nasi becek bukan cuma soal enak, tapi juga soal cerita. Kuliner ini sudah lama jadi bagian dari kehidupan masyarakat Nganjuk. Dulu sering hadir di acara hajatan atau kumpul keluarga, sekarang nasi becek bisa dinikmati siapa saja kapan saja.

Buat pencinta wisata kuliner, nasi becek adalah bukti bahwa makanan tradisional tetap bisa relevan. Sekali coba, rasanya bukan cuma bikin kenyang, tapi juga bikin pengen balik lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© Copyright 2026 travelzola.id
Powered by WordPress | Mercury Theme