Kalau main ke Palembang, rasanya kurang afdal kalau belum mampir ke Pulau Kemaro. Pulau kecil yang berada di tengah Sungai Musi ini bukan cuma terkenal karena pemandangannya, tapi juga karena cerita legenda cinta tragis yang sudah melegenda sejak ratusan tahun lalu. Nggak heran kalau Pulau Kemaro jadi salah satu destinasi wisata favorit, baik buat warga lokal maupun wisatawan luar daerah.
Lokasi Unik di Tengah Sungai Musi
Pulau Kemaro terletak di tengah Sungai Musi, sekitar 6 kilometer dari pusat Kota Palembang. Yang bikin unik, pulau ini tidak pernah tenggelam meskipun air Sungai Musi sedang pasang besar. Karena lokasinya berada di tengah sungai, pengunjung harus menggunakan perahu atau kapal kecil untuk mencapainya. Justru perjalanan menyusuri Sungai Musi inilah yang jadi pengalaman seru sebelum sampai di pulau.
Setibanya di sana, suasana terasa lebih tenang dan adem. Pulau Kemaro sangat cocok buat dijadikan tempat buat bersantai sejenak dri hiruk-pikuk kota karena suasananya yang adem dengan pepohonan yang rindang.
Kisah Asmara antara Tan Bun An dan Siti Fatimah
Pulau Kemaro nggak bisa dipisahkan dari kisah legenda cinta antara Tan Bun An, seorang pangeran dari Tiongkok, dan Siti Fatimah, putri bangsawan Palembang. Cerita ini mengisahkan kesalahpahaman yang berujung tragis hingga keduanya mengorbankan nyawa demi cinta. Konon, dari peristiwa itulah Pulau Kemaro menjadi simbol cinta abadi dan kesetiaan.
Legenda ini membuat Pulau Kemaro sering dikaitkan dengan mitos pasangan yang datang bersama akan langgeng hubungannya. Meski bersifat kepercayaan, cerita ini justru menambah daya tarik wisata pulau tersebut.
Klenteng dan Pagoda Ikonik
Di Pulau Kemaro berdiri sebuah klenteng megah yang sering menjadi pusat kegiatan keagamaan, terutama saat perayaan Imlek dan Cap Go Meh. Selain klenteng, terdapat juga pagoda sembilan lantai yang menjadi ikon pulau ini. Dari atas pagoda, pengunjung bisa menikmati panorama Sungai Musi yang luas dan pemandangan Palembang dari kejauhan.
Saat perayaan tertentu, Pulau Kemaro akan dipenuhi pengunjung, atraksi budaya, hingga pertunjukan barongsai yang meriah.
Wisata Santai dan Spot Foto Favorit
Selain nilai sejarah dan budaya, Pulau Kemaro juga cocok buat wisata santai. Banyak pengunjung datang sekadar jalan-jalan, piknik ringan, atau berburu foto estetik dengan latar Sungai Musi dan bangunan khas Tionghoa.
Pulau Kemaro bukan cuma tempat wisata biasa, tapi juga perpaduan antara legenda, budaya, dan keindahan alam. Destinasi ini jadi bukti kalau Palembang punya sisi romantis dan unik yang sayang banget kalau dilewatkan.